Let’s Go STEPHALLEN GUITARS!

Gitar adalah sesuatu yang berbeda dibandingkan perangkat musik lainnya ketika dipergunakan untuk mengekspresikan jiwa dari musik yang sedang dimainkan. Dia bisa meraung2 garang atau kadang menjadi jeritan yang menyayat hati untuk kemudian berubah masuk kedalam nuansa melankolis maupun ketika berubah ceria saat mengiringi tarian atau nyanyian hymne/pujian.

Dalam perjalanan panjangnya mengarungi kurun waktu yang cukup untuk menjadikan Gitar sebuah sejarah dan legenda. Dari Eropa,Spanyol,Amerika serta merambah Australia,Asia dan mampu menembus perbedaan budaya yang beraneka ragam memperkuat ciri khas alat musik berdawai ini untuk mampu bertahan sepanjang jaman.
Hampir semua orang tahu apa itu Gitar….

Stephallen Guitars adalah bagian dari sejarah pergitaran abad ini untuk semakin melengkapi keadaan dunia seni musik hari ini. Beraneka ragam model,seni,karakteristik suara,bahan dasar,dan assesoriesnya dapat semakin mewarnai setiap produksi yang dihasilkan, seperti yang setiap orang impikan…

Gabunglah dengan Stephallen Guitars group untuk berbagi keceriaan,ide,ketrampilan pengerjaan, maupun kenyamanan serta keunikan masing2 instrumen dan semangat untuk terus mengembangkan dari 4,5,6,7 atau 8 sampai 13 dawai … Itulah Gitar,
dan Stephallen Guitars mampu melakukan itu…

Stephallen Guitars,not first but the best.. (stephallen guitars)

Statement diatas merupakan gambaran antusiasme dari stephallen guitars, sebuah produk gitar lokal yang bahkan mungkin tidak semua dari kita mengetahuinya. Dengan quotes terahir yang bertuliskan “Stephallen Guitars,not first but the best..” tergambarkan betapa siapnya produk ini untuk go international. Melalui blog uas Creativity and Innovation ini saya akan mencoba me-review tentang stephallen guitars dan mencoba membuat business model yang kreatif dan inovatif agar produk ini siap dan sukses go international. Selain itu saya memang berharap produk ini akan semakin merajalela di industri musik dunia!

1. ABOUT STEPHALLEN GUITARS:

Stephallen adalah salah satu brand gitar Indonesia yang bisa dikatakan lebih dulu muncul di antara brand gitar made in Indonesia yang kini kita kenal. Stephallen yang bermula dari custom shop (dan tetap mempertahankan konsep custom shop-nya itu), terkesan kurang jor-joran dalam berpromo dan merambah pasar. Namun sekarang, sepertinya Stephallen kembali menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu gitar Indonesia yang patut diperhitungkan. Sebelum memasuki era produk massal, Stephallen sebenarnya sudah lebih dulu terkenal sebagai custom shop, atau membuat gitar berdasarkan desain custom sang pemesan. Kualitas Stephallen sudah diakui oleh setidaknya beberapa gitaris profesional dan musisi papan atas Indonesia. Diantaranya adalah Balawan, Tohpati, dan Dewa Budjana adalah yang menggunakan gitar keluaran custom shop-nya Stephallen ini.

Dalam ranah produk massal, Stephallen juga sudah menyediakan paling tidak tiga pilihan model. Yakni RoadStar, Neo Classical, dan Mainstream yang kini sedang kita bahas.

Stephallen Mainstream bisa dikatakan model yang orisinal dirancang dan dibuat oleh Stephallen sendiri. Ada banyak unsur yang sangat khas pada gitar ini. Mulai dari bentuk body yang cenderung lebih kecil dari kebanyakan model gitar yang beredar di pasaran. Model body Mainstream ini juga hampir tidak mengacu pada salah satu bentuk desain gitar populer lainnya. Bentuk headstock yang khas Stephallen, hingga rentang skala (jarak antara bridge hingga nut) yang mengadaptasi scale 25 inci. Berbeda dengan model Fender atau Ibanez RG yang menggunakan scale 25,5 inci, atau model Les Paul yang menerapkan scale 24,75 inci. Sehingga sepintas lalu kita menangkap kesan bahwa Mainstream adalah sebuah gitar yang cenderung mungil untuk urusan ukuran keseluruhan.

Material yang dipilihkan Stephallen untuk Mainstream adalah Mahogany untuk body, Maple untuk neck dengan Rosewood sebagai fretboard-nya, dengan 22 fret medium. Menggunakan sepasang pickup humbucker Stephallen custom, dengan master volume dan master tone (coil tap), serta sebuah selector 3-way model geser.

Berawal dari sebuah hobi, hingga kini akhirnya bisa mengharumkan negeri. Kecintaan Julius Salaka (pendiri stephallen guitars) terhadap musik membuatnya mulai mencoba membuat gitar untuk dirinya sendiri. Di sela-sela waktunya yang padat sebagai karyawan sebuah perusahaan kontraktor, gitar hasil buatannya ternyata tak bisa dipandang enteng. Terbukti pada saat itu banyak teman-teman Julius yang minta dibuatkan gitar atau sekedar minta dimodifikasi.

Hobinya itu bagaikan oase di padang tandus, ketika krisis melanda negeri ini pada tahun 1997. Praktis potensi yang dimilik Julius ini menjadi sebuah alternatif. Julius pun melihat potensi pasar yang menjanjikan, hingga akhirnya pria lulusan Teknik Sipil Politeknik Universitas Brawijaya, Malang ini memutuskan untuk menekuni bisnis ini secara serius. Pada tahun 2000 Julius meluncurkan merk Stephallen Guitars, yang diambil dari nama anaknya sendiri.

Julius tidak pernah mengecap pendidikan khusus dalam membuat gitar. Semua dilakukannya secara trial and error dalam waktu yang cukup lama, sehingga akhirnya menemukan formula yang pas.

Kelebihan gitar buatan Julius terletak pada kenyamanannya. Stephallen Guitars dibuat sesuai dengan bentuk dan selera konsumennya. Hal ini berbeda dengan gitar-gitar yang diproduksi massal yang sudah punya standar sendiri. Produk Stephallen Guitars terasa lebih customized di tangan pemakainya.

2. BUSINESS MODEL FOR INTERNATIONAL STEPHALLEN GUITARS:

Value Proposition



Dengan berkembangnya industri musik saat ini, maka kebutuhan para musisi untuk memiliki instrument mereka sendiri pun pasti meningkat, salah satunya adalah gitar, yang merupakan salah satu alat musik paling digemari oleh berbagai musisi di seluruh dunia. Di sinilah Stephallen Guitars dapat merambah pasar musik internasional dengan kualitas produk yang mereka miliki yang dapat mewakilkan keinginan para musisi dunia.

Market Segments


Tentu saja customer segment dari stephallen guitars adalah musisi, lebih spesifik adalah gitaris. Namun gitaris yang menjadi pangsa pasar tersendiri bagi stephallen adalah gitaris yang menyukai bentuk maupun suara gitar yang menjadi ciri khas mereka (custom guitar), hal ini tentunya menjadi kelebihan bagi stephallen, karena perusahaan ini berawal dari custom gitar dan sudah mengerti seluk beluk dari jenis dan suara gitar sesuai keinginan pemesan. Oleh karena itu brand ambassador sangat penting dalam hal ini, dan stephallen telah sukses menggandeng balawan, gitaris terkenal dari Indonesia.


Value Chain Structure

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menciptakan nilai yang melebihi biaya penyediaan produk atau jasa, sehingga menghasilkan profit margin untuk Stephallen.

* Inbound logistik termasuk penerimaan, penyimpanan, dan pengendalian persediaan bahan baku.
* Operation adalah kegiatan penciptaan nilai yang mengubah input menjadi produk akhir.
* Logistik Outbound adalah kegiatan yang dibutuhkan untuk mendapatkan produk jadi kepada pelanggan, termasuk pergudangan, pemenuhan order, dll
* Pemasaran & Penjualan (sales and marketing) adalah kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan mendapatkan pembeli untuk membeli produk, termasuk pemilihan saluran, iklan, harga, dll
* Layanan kegiatan (service) adalah mereka yang mempertahankan dan meningkatkan nilai produk termasuk dukungan pelanggan, layanan perbaikan, dll.

Competitive Strategy: Technology, Design, and the Market


Gitar klasik dan teknologi gitar akustik telah berkembang untuk bersaing dengan  gitar listrik. Stephallen harus mencoba mengambil teknologi maju dari suara gitar melalui tahap amplifikasi, meningkatkan kualitas tone dan memungkinkan untuk pendekatan baru dan inovatif untuk gaya bentuk tradisional klasik dan akustik.

Inovasi baru dari barang elektronik yang mengintegrasikan teknologi komputer dan gitar telah ditambah dengan kemampuan prosesor, equalizer, dan peralatan digital lainnya. Stephallen harus mulai menawarkan model yang memungkinkan gitaris untuk memilih antara puluhan suara potensial berdasarkan gitar lain dan kombinasi amplifikasi dari vintage ke modern.

Selama bertahun-tahun, pembuat gitar listrik telah menjadi semakin eksperimental dengan desain body, meningkatkan bevels, dan bahan. Sesering mungkin tipe body baru diperkenalkan, demikian juga salinan replika dan diproduksi oleh manufaktur low end. Stephallen guitars memiliki keunggulan design gitar yang unik dan bagus, serta teknologi yang tidak kalah untuk memasuki pasar internasional.

3. CONCLUSION:

Produk-produk industri kreatif Indonesia seperti alat musik yang sudah mendunia dan ditampilkan di rangkaian kegiatan musik internasional seperto gitar Stephallen. Tentunya musisi dari Indonesia juga sudah mulai go International dan dikenal di luar negeri seperti Balawan (Gitaris). Kedua poin ini tentu saja dapat membawa nama perusahaan seperti Stephallen guitars semakin mendunia, oleh karena itu penerapan business model yang tepat adalah hal yang mutlak untuk membawa bisnis ini semakin mendunia.

“Ini menjadi contoh yang membuktikan bahwa produk UKM Indonesia tidak hanya menjadi ‘jago kandang’ namun juga berhasil menjadi andalan musisi internasional. Keberhasilan pemerintah mengembangkan industri kreatif dengan ‘road map’ yang hampir rampung, akan sangat ditentukan oleh dukungan semua pihak. Saatnya kita menjadikan produk Indonesia sebagai pilihan utama di negeri sendiri dan mancanegara,” tegas Mendagri.

Sebagai penutup tentunya semua penasaran dengan karakter dari gitar stephallen, oleh karena itu saya akan memberikan link video tentang demo gitar stephallen dalam pameran japex, yang tentu saja dimainkan oleh Balum, gitaris muda berbakat yang berasal dari SBM-ITB..:D

Demikian blog dari saya dalam rangka memenuhi tugas UAS kelas Creativity dan Innovation, mudah-mudahan ini bukan blog terahir dan saya tetap bisa berkarya. Sekian, terima kasih. Wassalam.

Advertisements

About muhammad azmi

saya mahasiswa tingkat 3 SBM-ITB yang insyaallah lulus tahun 2011 ini (amin). hobi: denger musik, main musik, main PS3 di kamar dien, dan saya cinta AC MILAN. thank you bandung! View all posts by muhammad azmi

One response to “Let’s Go STEPHALLEN GUITARS!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: